Breaking News

Pastikan Tidak Ada Barang Berbahaya Masuk Rutan Polresta Denpasar, Kasi Propam Lakukan Pengawasan Dan Pengecekan

Denpasar, Memastikan tidak adanya barang terlarang yang masuk Ke rumah Tahanan (rutan) Polresta Denpasar saat jam besuk tahanan, Kasi Propam melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap personel jaga tahanan dan juga barang bawaan pembesuk Selasa (10/1/23) pagi.

Selain memeriksaan barang bawaan dilakukan juga pemeriksaan terhadap jumlah dan kamar tahanan,Kasi Propam Iptu I Gede Winarta memimpin langsung kegiatan ini bersama dengan didampingi Kasat Tahti AKP I Nyoman Gunadi, dimana saat ini jumlah tahanan di rutan Polresta sebanyak 170 orang terdiri dari tahanan Reskrim, Narkoba, lantas, Titipan Jaksa dan titipan KPK.

banner 325x300

“Pengawasan dan Pengecekan ini kami laksanakan secara rutin setiap jam besuk untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang masuk kedalam rutan,” ucap Kasi Propam.

Lebih lanjut dijelaskan, jam besuk tahanan di Polresta setiap hari Selasa dan Kamis dari pukul 09.00 s/d 12.00 WITA, sesuai dengan arahan Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, S.H.,S.I.K.,M.Si. melalui Kasi Propam agar petugas jaga tahanan selalu waspada dan sigap melihat situasi tahanan dan di cek secara periodik dan berkelanjutan.

“Petugas harus melaksanakan pengecekan secara bergilir untuk memastikan kondisi tahanan, selalu mengingatkan kepada para tahanan untuk selalu menjaga kesehatan dengan berolahraga dan memberikan waktu mereka untuk beribadah, jika ada permasalahan agar sampaikan kepada petugas jaga tahanan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” Tambah Iptu Gede Winarta.

Beberapa barang yang tidak diperbolehkan berada dalam ruang tahanan seperti celana panjang, sarung sembahyang apabila tahanan yang beragama islam usai melakukan sholat sarung akan dikembalikan ke loker masing masing dan dalam pengawasan petugas jaga tahanan, begitu juga bagi tahanan yang beragama Hindu usai melakukan persembahyangan juga diawasi terhadap sisa dupa yang dipakai agar dipastikan sudah mati.

Saat ini tahanan berjenis kelamin Laki-Laki sejumlah 152 orang sedangkan perempuan sejumlah 18 orang dan semua dalam keadaan sehat, sepanjang pemeriksaan tidak ditemukan barang terlarang dan berbahaya yang masuk sedangkan kondisi ruang tahanan sepert terali besi pada lubang ventilasi masih utuh dan aman.

Bagikan Artikel