Foto: Kemacetan parah yang menyebabkan polusi hebat dan ketidak nyamanan wisatawan
Badung OKEBALI.COM
Untuk mengatasi kemacetan parah di Canggu, solusinya melibatkan pembangunan infrastruktur jangka panjang seperti shortcut (jalan pintas) dan terowongan (underpass), pengaturan lalu lintas yang lebih baik (seperti rekayasa satu arah dan penerapan sistem one-way), serta peningkatan transportasi publik seperti trem listrik, sambil juga mendorong kesadaran pengguna jalan untuk lebih tertib dan menggunakan moda transportasi alternatif (sepeda, motor kecil). Pemerintah Kabupaten Badung terus mengkaji dan berencana membangun shortcut penghubung dari Canggu ke Pererenan dan jalur lain untuk mengurai volume kendaraan di jalan utama, seperti yang diusulkan oleh Polda Bali dan Dinas PUPR Badung
Solusi Jangka Panjang (Infrastruktur)
Pembangunan Shortcut: Membangun jalan pintas dari Canggu ke Pererenan dan dari Gatsu Barat (Denpasar) ke Canggu untuk memecah arus lalu lintas.
Jalan Layang (Overpass) atau Underpass: Mengkaji pembangunan jalan layang atau terowongan di titik-titik rawan macet, seperti pertigaan Tibubeneng-Raya Canggu.
Penataan Jalan di Pinggir Pantai: Menghubungkan titik-titik penting di sepanjang bibir pantai setelah memenuhi sempadan pantai.
Transportasi Publik Massal: Mempelajari pembangunan sistem transportasi massal seperti trem listrik (monorel) yang tidak bising dan tidak membutuhkan banyak lahan.
Solusi Jangka Menengah & Pendek (Manajemen Lalu Lintas)
Rekayasa Lalu Lintas: Polda Bali merancang sistem satu arah (one-way) di shortcut yang akan dibangun dan jalur lama untuk mengunci arus lalu lintas.
Pengaturan Simpang: Mengatur larangan belok kanan di simpang-simpang kritis seperti Simpang Padonan agar tidak terjadi penumpukan.
Penegakan Aturan: Mengatasi pelanggaran seperti melawan arus dan parkir sembarangan di badan jalan.

Foto : Wisatawan dan pengendara harap perhatikan jam – jam efektif agar tak terjebak kemacetan parah
Peran Masyarakat & Pengusaha
Gunakan Transportasi Alternatif: Memanfaatkan motor kecil, sepeda, atau berjalan kaki untuk jarak dekat.
Naik Transportasi Umum: Mendukung pengembangan transportasi publik jika sudah tersedia.
Terapkan Carpooling: Berbagi kendaraan untuk mengurangi jumlah mobil di jalan.
Manajemen Perjalanan: Rencanakan waktu berangkat lebih awal dan hindari jam sibuk.
Dukungan Pengusaha: Pengusaha di kawasan Canggu diharapkan berkontribusi dan bekerja sama dengan pemerintah dalam penataan kawasan.
Pemerintah Kabupaten Badung dan Polda Bali terus berkoordinasi untuk mengeksekusi pembangunan shortcut dan rekayasa lalu lintas yang diharapkan dapat mengatasi kemacetan di Canggu secara komprehensif.
Berdasarkan informasi umum, Canggu hampir setiap hari mengalami kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk, tetapi tidak ada laporan spesifik mengenai kemacetan parah yang tidak biasa untuk hari ini, Rabu, 10 Desember 2025.
Kemacetan di Canggu umumnya terjadi pada waktu-waktu puncak:
Pagi hari: Sekitar pukul 08.00 hingga 10.30 WITA.
Sore/Malam hari: Antara pukul 16.00 hingga 20.00 WITA, saat orang-orang kembali dari pantai atau menuju tempat makan malam.
Untuk mendapatkan kondisi lalu lintas real-time yang paling akurat saat ini, Anda disarankan menggunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze. Aplikasi ini menyediakan informasi terkini berdasarkan data pengguna dan dapat membantu Anda menemukan rute alternatif.













