Breaking News

Manfaat Temulawak/Curcuma Xanthorrhiza bagi kesehatan

OKEBALI.COM Denpasar 14 Maret 2023

Bagi orang-orang yang tinggal di wilayah Asia, khususnya Indonesia dan Malaysia, pasti sudah tidak asing dengan temulawak atau curcuma xanthorrhiza.
Sejak dulu, tanaman yang satu ini sudah banyak digunakan untuk mengobati berbagai penyakit. Bahkan, akar dan rimpangnya secara tradisional juga digunakan untuk mengatasi gangguan lambung.
Menurut WebMD, temulawak mengandung bahan kimia yang dapat meningkatkan produksi empedu dalam tubuh.
Selain itu, tanaman ini sering digunakan orang-orang untuk mengatasi sindrom iritasi usus besar atau irritable bowel syndrome (IBS), masalah kandung empedu, dan banyak kondisi lainnya yang berkaitan dengan gangguan pencernaan.
Mengandung Antioksidan
Antioksidan dapat membantu melawan berbagai macam penyakit, salah satunya masalah saluran cerna. Menurut penelitian berjudul Free Radicals, Antioxidants, and Nutrition yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition tahun 2002, metabolisme aerobik dalam tubuh manusia dapat menghasilkan radikal bebas dan spesies reaktif lainnya.
Reaksi radikal bebas inilah yang kemudian menyebabkan penyakit degeneratif yang berbahaya.
Dengan adanya senyawa antioksidan, tubuh mendapatkan aksi sinergis dalam membasmi radikal bebas dengan cara menghambat reaksi oksidasi.
Beberapa penelitian pun melaporkan potensi aktivitas antioksidan alami dari ekstrak temulawak dapat mencegah penyakit.

Mengatasi Gangguan Pencernaan
Dikutip dari laman SehatQ, jamu temulawak banyak dikonsumsi penderita masalah saluran cerna seperti iritasi usus besar (IBS) yang ditandai dengan perut kembung berisi gas.
Manfaat temulawak untuk lambung juga didapatkan dari sifat antioksidannya yang mampu menangkal pengaruh radikal bebas yang merusak mukosa lambung.
Menurut Pusat Informasi Obat Nasional, minyak temulawak ternyata juga bermanfaat sebagai antispasmodik, atau golongan obat yang memiliki sifat sebagai relaksan otot polos. Obat antispasmodik ini biasanya dimanfaatkan untuk mengatasi kondisi IBS.
Temulawak biasanya dapat dikonsumsi bila dirasa memberikan efek samping yang baik untuk mengatasi gangguan pencernaan. 
kita tidak disarankan untuk mengonsumsi temulawak lebih dari 18 minggu, karena konsumsi jangka panjang dapat memberikan efek samping yang tidak baik seperti iritasi saluran pencernaan.

Selain itu Curcuma Xanthorrhiza/temulawak juga bermanfaat Menjaga kesehatan dan fungsi hati
Beberapa studi ilmiah mengungkapkan bahwa manfaat temulawak untuk menjaga kesehatan dan fungsi hati serta mengurangi peradangan pada hati. Ini diduga berkat efek antioksidan dan antiradang yang terdapat pada temulawak. Meski demikian, jika ingin menggunakan temulawak sebagai pengobatan untuk penyakit hati.

Memperkuat imunitas tubuh

Mencegah dan mengatasi infeksi

Penting untuk dipahami, temulawak tidak bisa menggantikan obat dan perawatan dokter. Penelitian lanjutan masih perlu dilakukan untuk membuktikan manfaat herbal tanaman ini. Temulawak umumnya digunakan hanya sebagai terapi penunjang, bukan obat utama untuk menyembuhkan penyakit.

Ada pepatah mengatakan MENCEGAH lebih baik daripada MENGOBATI. Jadi tetap perlu konsultasikan kesehatan anda ke dokter apabila keluhan penyakit anda sudah berat. Dan pewarta menyajikan artikel ini agar generasi muda mulai membiasakan dengan konsumsi herbal/jamu yang merupakan warisan nenek moyang kita untuk kesehatan jangka panjang.

Ref: Pharmacognosy Research. Diakses pada 2020. Effects of Curcuma Xanthorrhiza Extracts.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);