Breaking News

Pino Bahari Mantan juara tinju peraih Medali Emas Asian Games Beijing 1990 mengalami kecelakaan lalu lintas

Pertina Bali mengharapkan Menpora Erick Thohir dan Presiden Prabowo memberikan perhatian karena Pino Bahari adalah atlet kebanggaan Nasional🇮🇩🇮🇩🇮🇩 tahun 90 an

Denpasar OKEBALI.COM

Petinju kelas menengah, peraih medali emas Asian Games Beijing 1990, Pino Bahari mengalami kecelakaan. Petinju yang lolos pada Olimpiade Barcelona 1992 dan Athena 1996 ini mengalami kecelakaan, saat mengendarai motor di Denpasar, Bali, Senin 13 April 2026.

Akibat kecelakaan tersebut, Pino mengalami patah engkel kaki kiri dan patah tulang rusuk kiri bagian belakang 4 ruas.

Ternyata, nasib atlet Indonesia memang miris. Indonesia Peduli Olahraga (IPO) mendapatkan informasi, bahwa Pino yang merupakan putra pelatih tinju legendaris Indonesia, Daniel Bahari itu kerjanya serabutan.

Menjadi driver ojek online dan juga jadi panitia tinju lokal, dimana penghasilan ala kadarnya.

Makanya, Pino tidak mampu membayar biaya operasinya yang menembus Rp200 juta, karena memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya saja ngos-ngosan.

Kini, dia yang terkapar di rumah sakit terus kesakitan, dan masih membutuhkan biaya untuk biaya dokter dan obat-obatan. Pino Bahari sangat membutuhkan perhatian dan bantuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang dipimpin Erick Thohir, dan Wamenpora, Taufik Hidayat, yang juga sebagai Olympian agar bersimpati kepada anak Bangsa yang telah mengharumkan nama Indonesia dan Bali.

Jangankan menjenguk, ucapan keprihatinan pun tidak keluar apalagi memberikan bantuan terhadap anak bangsa yang sudah mengibarkan Merah Putih, dan mendengungkan lagu Indonesia Raya, di ajang multi event Asian Games.

Yang lebih miris lagi, Indonesian Olympian Association (IOA) yang dipimpin mantan petenis Yayuk Basuki, bergeming sama sekali. Tidak ada bantuan yang dialirkan kepada Pino. Padahal, IOA itu kan pernah mendapatkan dana sponsor sebesar Rp 2,5 miliar.

Kemana yah dana itu? Kok diam-diam aja? Juga Pemerintah Bali diharapkan memberikan simpati kepada Pino Bahari yang telah mengharumkan nama Bali.

Kalau pemimpinnya tidak peduli dan cuek bebek, bagaimana nasib atlet-atlet lain, yang sudah berdarah-darah di saat usia muda, hanya dijadikan ” pigura” di hari tua.

Inilah wajah olahragawan di Indonesia.

Ayo Semeton Bali berikan support dan doa untuk Putra terbaik Bali Pino Bahari yang saat ini masih terbaring tak berdaya di Rumah Sakit.

Pino Bahari sedang berjuang menghidupi keluarganya menjadi driver Ojek Online ,namun naas Pino Bahari mengalami kecelakaan saat berjuang untuk keluarganya. Perhatian dari Menpora,Pemerintah Pusat dan Pemda sangat dibutuhkan agar Pino Bahari kembali sehat dan bisa beraktifitas lagi.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);