Denpasar OKEBALI.COM
Gubernur Bali Wayan Koster telah menyiapkan lahan seluas 6 hektar hasil kerja sama dengan PT Pelindo untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Denpasar. Proyek yang ditargetkan groundbreaking pada Juni 2026 ini diproyeksikan mampu mengolah 1.200 ton sampah per hari guna mengatasi permasalahan sampah di wilayah Bali.
Detail Percepatan Proyek PSEL Bali:
Lokasi & Lahan: Lahan seluas 6 hektar disiapkan di area Denpasar Selatan.
Dukungan Daerah: Pemkot Denpasar dan Pemkab Badung bekerja sama dalam penyiapan serta pematangan lahan.
Target Waktu: Groundbreaking ditargetkan pada akhir Juni 2026, dengan operasional penuh diharapkan selesai pada akhir 2027.
Teknologi: Proyek ini direncanakan menggunakan teknologi modern yang ramah lingkungan dan akan digarap bersama investor.Proyek ini menjadi prioritas nasional dalam penanganan sampah di Bali.

Pemerintah Pusat juga segera melakukan Proyek PSEL didaerah lainnya :
Kota Bogor: Mulai membangun proyek PSEL pada tahun 2026, ditargetkan menjadi salah satu kota percontohan bebas sampah.
Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi: Kementerian Lingkungan Hidup telah melakukan verifikasi lokasi lahan PSEL di TPA Bekasi.
Makassar: Pemerintah pusat telah meninjau langsung lokasi calon PSEL untuk penanganan sampah skala besar di Makassar.
Kota Tangerang: Pemerintah kota menegaskan kesiapannya mengikuti PSEL Angkatan 2.













