Breaking News

Situasi Memanas di Mapolda Bali, Massa Lempari Polisi dengan Botol Plastik

Kapolda Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya tetap mengutamakan pendekatan yang humanis kepada demonstran

Foto: masa aksi yang berkumpul didepan Mapolda Bali menyuarakan aspirasinya

Denpasar OKEBALI.COM
Massa aksi masih bertahan menggelar demonstrasi di depan Gedung Mapolda Bali, Jalan Wr. Supratman, Denpasar, pada Sabtu (30/8). Aksi ini berlangsung sejak pagi dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Hingga pukul 14:54 WITA massa aksi masih terus melakukan orasi di depan Mapolda Bali, sempat beberapakali terjadi aksi pelemparan dengan menggunakan botol mineral maupun kemasan gelas plastik mineral kepada petugas kepolisian yang berjaga di depan pintu gerbang Mapolda Bali.

Namun, hingga kini aksi unjuk rasa di Mapolda Bali masih kondusif, massa aksi masih bisa dikontrol agar tidak melakukan aksi anarkis. Tetapi, hingga saat ini massa aksi terus berdatangan terutama pengendara ojek online (ojol) dan elemen masyarakat lainnya untuk bergabung melakukan aksi unjuk rasa.

Sementara, untuk mengantisipasi potensi terjadinya gangguan keamanan kegiatan unjuk rasa oleh masyarakat, kepolisian Polda Bali menyiagakan personel gabungan dari berbagai satuan kerja guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.

Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, pada kesempatannya mengucapkan terimakasih atas kesiapan yang sudah dilaksanakan untuk mengamankan kegiatan unjuk rasa yang akan dilaksanakan pada hari ini dan mengajak personel untuk bersama – sama menjaga Harkamtibmas di wilayah hukum Polda Bali.

“Saya berpesan pada saat pelaksanaan tugas pedomani SOP yang berlaku, pedomani aturan yang sudah kita ketahui. Utamakan tindakan persuasif diawal serta secara berjenjang apabila skala situasi meningkat, semua personil harus sudah siap,” ujar Irjen. Pol. Daniel, dalam keterangan tertulisnya.Sebelumnya, massa aksi gabungan dari ojek online (Ojol) dan para mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya, mendatangi Mapolda Bali, yang berlokasi di Jalan Wr. Supratman, Denpasar, Bali, pada Sabtu (30/9) siang.

Massa aksi yang bernamakan,”Seruan Aksi Aliansi Bali Tidak Diam,” salah satunya, menuntut tewasnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang tewas setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob, dan mereka meminta keadilan. Sekali lagi Kapolda Bali Irjen Pol Daniel mengharapkan, “mahasiswa dan masyarakat silahkan menuangkan aspirasinya,namun kita sama-sama menjaga situasi tetap kondusif,aman dan damai, Kita jaga sama-sama Pulau Bali tetap aman,damai” tutupnya.
Hingga berita ini kami tulis demo tetap berjalan kondusif walaupun sempat terjadi ketegangan antara Demonstran dan Aparat,karena POLDA BALI tetap mengamankan demo terutama terhadap driver ojol, mahasiswa dan masyarakat dengan cara yang humanis dan persuasif.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);