Denpasar OKEBALI.COM
Saat pewarta berkunjung di kediaman Putu Roger salah satu pemain Tabuh Gangsa yang tergabung dalam Sanggar seni Linggasari Sima. Kami sempat ngobrol santai dengan Putu Roger

Foto: Putu Roger yang masih berusia 12 tahun cukup aktif berlatih Tabuh Gangsa setiap Minggu dan Kamis di Banjar Sima jln Kenyeri Denpasar
Sanggar Linggasari Sima sangat aktif dengan berbagai aktivitas Seni mulai dari Tari (anak-anak,Remaja,Dewasa bahkan Ibu -Ibu dan juga Gamelan dan Tabuh Gangsa dari berbagai kelompok usia.
Menurut Putu Roger “untuk untuk Seni Tabuh Gangsa, anak-anak yang seusianya (12 tahun) ada lebih dari 20 orang.”

Foto: Bukan hanya Tabuh tapi juga tarian dari putri -putri cantik yang aktif mewarnai latihan di Banjar Sima Denpasar
Putu Roger yang baru berusia 12 tahun. menceritakan awal ketertarikannya dengan Seni Tabuh Gangsa” Saya memang berawal dari dorongan ke 2 orangtua saya (Putu Agus Satriawan /Ayah) dan juga dari Mama (Kadek Kartini). Sampai akhirnya saya giat berlatih setiap hari Minggu dan Hari Kamis. Saya juga sering tampil di acara-acara seperti Upacara/odalan” demikian tutur Putu Roger yang masih berusia 12 tahun. Putu Agus Satriawan yang akrab dipanggil Putu Bong juga menambahkan” “Saya memang mendorong anak-anak saya untuk mencintai budaya Bali sejak usia dini,agar Budaya kita tidak tergerus oleh modernisasi yang tanpa sadar akan mengikis Budaya kita sendiri. Padahal Turis Asing datang ke Bali bukan hanya kagum pada keindahan alam dan laut Bali tapi mereka datang karena kagum akan Budaya,adat dan Seni di Bali yang menurut mereka sangat luar biasa” Demikian tukas Pak Putu Bong (Putu Agus Satriawan)
Ayo Putu Roger,terus semangat dan ajak anak-anak seusiamu untuk mencintai Seni dan Budaya Bali













