Caps : Pelatih Persebaya Bernardo Tavares sangat kecewa dengan hasil seri dan evaluasi serius kelemahan tim asuhannya untuk laga tandang berikutnya
Surabaya OKEBALI.COM
Sangat disayangkan Persebaya Surabaya yang bermain dikandangnya hanya bermain imbang 0-0
Persebaya Surabaya gagal raih 3 point dikandang sendiri ditahan imbang 1-1 oleh Garudayaksa FC.
Hasil imbang 1-1 melawan Garudayaksa FC malam ini menjadi kerugian besar bagi Persebaya Surabaya karena gagal memaksimalkan status mereka sebagai tuan rumah di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kegagalan meraih 3 poin ini terasa menyakitkan karena keunggulan Persebaya yang dicetak oleh Alex Martins Ferreira pada menit ke-84 harus sirna hanya dalam waktu empat menit, setelah Al Hamra Hehanussa menyamakan kedudukan bagi tim tamu di menit ke-88. Persebaya harus berjibaku dikandang Garudayaksa pada leg ke 2 .
Pertemuan berikutnya di putaran kedua dijadwalkan akan digelar pada 16 April 2027 dengan Garudayaksa FC yang bertindak sebagai tuan rumah. Mampukah Persebaya memanfaatkan peluang meraih point Dilaga tandang?

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, dipastikan menyoroti fokus dan konsistensi tim di menit-menit akhir. Pada laga sore ini (19/9/2026), Persebaya dipaksa berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 melawan tim promosi Garudayaksa FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Sebelum konferensi pers resmi pasca-laga sepenuhnya dirilis oleh media, jalannya pertandingan dan evaluasi berkala dari tim pelatih menggarisbawahi beberapa catatan penting:
1. Hilangnya Fokus Pasca-Unggul (Penyakit Berulang)Kemenangan Persebaya yang sudah di depan mata sirna seketika. Gol Alex Martins pada menit ke-85 sempat membawa Green Force memimpin. Namun, hanya berselang tiga menit, lini belakang kehilangan fokus sehingga Al Hamra Hehanussa mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-88. Evaluasi ini serupa dengan laga pekan pertama melawan Bhayangkara FC, di mana Persebaya juga gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas dengan skor 1-1.
2. Masalah Penyelesaian Akhir (Finishing)Babak pertama ditutup dengan skor kacamata 0-0 akibat lini depan yang masih tumpul dan gagal mengonversi banyak peluang matang menjadi gol. Masalah efektivitas penyelesaian akhir ini memang sudah menjadi catatan utama tim pelatih serta penyerang Miguel Pereira sebelum laga dimulai.
3. Kondisi Skuad yang Belum 100 PersenSebelum pertandingan, Coach Bernardo Tavares memang sempat mengungkapkan dalam sesi konferensi pers pra-laga bahwa kondisi fisik beberapa pilar Persebaya belum berada di tingkat 100 persen fit. Ditambah dengan regulasi pembatasan pemain asing di bangku cadangan, kedalaman skuad sore ini menjadi ujian berat yang memengaruhi intensitas permainan di babak kedua













