Caps: Kami semua sesama jurnalis berdoa semoga saudaraku yang sedang berjuang meliput situasi erupsi anak Gunung Krakatau segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat
Denpasar OKEBALI.COM
Puluhan jurnalis di Bali menggelar aksi doa bersama dan penyalaan lilin untuk mendukung pencarian lima wartawan dan tiga awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Aksi solidaritas ini dilaksanakan di depan Monumen Bajra Sandhi, Denpasar, pada Minggu, 13 September 2026 sore, yang bertepatan dengan hari keenam pencarian para korban.
Acara yang diinisiasi oleh Pewarta Foto Indonesia (PFI) Denpasar bersama berbagai organisasi pers di Bali ini diisi dengan doa melingkar serta pembacaan puisi bertajuk “Kabar dari Laut” dan “Anak yang Memeluk Matahari”. Para jurnalis berharap seluruh korban, yang sebagian besar merupakan pewarta visual senior berpengalaman, dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Kronologi dan Manifes Korban HilangRombongan dilaporkan hilang kontak pada Senin, 7 September 2026. Kapal jenis speedboat yang mereka tumpangi berangkat dari Dermaga Pagendongan, Carita, sekitar pukul 14.00 WIB. Komunikasi terakhir terdeteksi pukul 14.42 WIB saat salah satu korban mengirimkan fitur berbagi lokasi (share location). Hanya berselang 22 menit kemudian, tepatnya pukul 15.04 WIB, seluruh gawai mereka terputus total.

Caps: Doa khusuk para jurnalis Bali, berharap ALLAH melindungi rekan seperjuangan dan mereka kembali dengan selamat bertemu istri dan putra putri mereka yang setia menanti.
Berikut adalah identitas 8 orang yang berada di dalam manifes kapal tersebut:
5 Rekan Jurnalis:Muhammad Bagus Khoirunnas (Pewarta Foto Antara Biro Banten)Arie Basuki (Pewarta Foto Merdeka.com)Yudistiro Pranoto (Pewarta Foto iNews.id)Firdaus Wajidi / Daus (Videografer Anadolu Agency)Donal Husni (Wartawan Visual Lepas/Freelance).
3 Kru & Pemandu Lokal:Warta (55) – Kapten/Nakhoda KapalSurakman (60) – Anak Buah Kapal (ABK)Heriyanto (49) – Pemandu Wisata (Tour Guide)
Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri atas Basarnas Banten, TNI, dan Polri masih terus memperluas area penyisiran di perairan terbuka Selat Sunda menggunakan berbagai kapal patroli SAR. Sesuai regulasi, operasi pencarian standar berlangsung selama 7 hari, namun dapat diperpanjang atas dasar pertimbangan kemanusiaan.
Doa kami sebagai sesama jurnalis,semua rekan jurnalis yang sedang dalam pencarian dan hilang kontak dapat ditemukan dan semua selamat dan bertemu istri,anak dan Keluarga yang setia menanti kembalinya para pejuang keluarga yang sedang meliput situasi erupsinya Anak Krakatau. Semoga ALLAH melindungi mereka 🙏🙏🙏🙏🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩🇮🇩













