Denpasar OKEBALI.COM
Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 2026, Tim Posko Satuan Tugas (Satgas) Siber Pelanggaran Pangan melaksanakan pengecekan pasokan dan harga bahan pangan di Provinsi Bali, Kamis (14/5/2026). Kegiatan monitoring dilakukan di Pasar Badung dan Tiara Dewata.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok bahan pangan serta stabilitas harga menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momentum Iduladha.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemantauan terhadap sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging ayam, cabai, dan bawang.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok bahan pangan di wilayah Bali masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Selain itu, harga sejumlah komoditas terpantau masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh I Gusti Ketut Astaea, S.Sos., M.M. (Deputi Bidang Ketersediaan dan stabilisasi Pangan Bapanas) serta Kombes Pol. Lambe P. Birana, S.I.K. M.H. Dari Bareskrim.

Kehadiran kedua institusi tersebut merupakan bentuk sinergi pengawasan pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional, khususnya menjelang HBKN.
Tim Satgas juga menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna mengantisipasi potensi pelanggaran distribusi pangan, penimbunan barang, maupun praktik perdagangan yang dapat merugikan masyarakat.
Pemerintah berharap kondisi pasokan dan harga pangan tetap stabil sehingga kebutuhan masyarakat selama perayaan Iduladha dapat terpenuhi dengan baik.













