Breaking News
BUDAYA  

OGOH OGOH mulai dikeluarkan dari balai Banjar dan berjejer dipinggir jalan.

OKEBALI.COM Denpasar 15 Maret 2023.

Ogoh ogoh yang siap menyemarakkan Bali menjelang Hari Raya Nyepi sudah rampung dibuat Muda Mudi Bali. Dan tentunya sangat menarik perhatian setiap orang yang lalu lalang tak terkecuali para wisatawan mancanegara dari belahan dunia yang sengaja datang ke Bali menikmati Hari Raya Nyepi dan umumnya mereka ingin menyaksikan parade Ogoh Ogoh yang memang mengundang decak kagum para wisatawan asing dengan karya anak2 muda Bali yang spektakuler

Ratusan ogoh-ogoh, boneka dalam berbagai bentuk dan ukuran mulai berjejer di sepanjang jalan di Kota Denpasar dan sekitarnya, setelah dikeluarkan dari balai banjar, tempat karya seni itu dibuat, Rabo siang tadi sehingga sedikit mengganggu kelancaran lalu lintas.

Anak-anak muda di masing-masing banjar sejak pagi sudah sibuk untuk melengkapi ogoh-ogoh itu dengan bambu atau kayu sebagai tempat pegangan untuk nantinya menggotong dan diarak secara beramai-ramai.

Sebagian ogoh-ogoh itu ada yang dilengkapi dengan roda yang diatur sedemikian rupa, sehingga tidak begitu banyak menghabiskan energi dalam menempuh rute yang akan dilalui.

Meskipun dilengkapi dengan roda, kelompok anak-anak remaja itu sudah mengantisipasinya untuk mudah diangkat guna digotong kembali untuk “ditarikan” mengikuti alunan irama musik gong blaganjur yang mengiringinya.

Tadi siang sampai sore menjelang malam pewarta berkeliling kota Denpasar,Badung dan Sanur ikut menyaksikan kreatifitas anak2 muda di Bali dengan boneka2 raksasa dengan berbagai bentuk yang memang Menjadi daya tarik tersendiri akan karya seni putra putri BALI yang bisa menambah daya tarik Pariwisata Bali

Sementara beberapa ogoh-ogoh yang akan diarak setingkat anak sekolah dasar (SD) yang tidak diiringi gong blaganjur dilengkapi dengan tape rekorder dengan suara yang keras.

Anak-anak muda hampir di setiap banjar dalam Kota Denpasar maupun kabupaten lainnya di Bali membuat ogoh-ogoh yang diarak keliling banjar dan desa pada malam pengrupukan, sehari menjelang Hari Suci Nyepi tahun Baru Saka 1935, pada hari Selasa.

Oleh sebab itu masyarakat pemakai lalu lintas diimbau dapat menyadari kondisi yang demikian itu, lebih-lebih setelah dimulainya arak-arakan ogoh-ogoh lalu lintas akan melumpuhkan di mana-mana dalam Kota Denpasar maupun tempat lainnya di Bali.

Selamat mempersiapkan Hati dan Pikiran menyambut Hari Raya Nyepi dengan penuh KEDAMAIAN dan CINTA KASIH buat masyarakat beragama Hindu di Bali.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);