Banyuwangi OKEBALI COM Kado istimewa buat kades Nursamsi setelah dilantik perpanjangan masa jabatan 2 tahun hingga tahun 2027 ,beberapa elemen masyarakat Desa Badean melaporkan dugaan pungli program PTSL tahun 2018 Desa Badean Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi 7/6/2024.
Kades Nursamsi di duga menerima uang berjumlah jutaan rupiah terhadap 10 warga kampung Cinci pemohon PTSL tahun 2018 ,kejadian tersebut di ungkap langsung oleh korban bernama Rusdi ,korban tersebut adalah pemohon PTSL 28/5/2025.
Rusdi membongkar dugaan pungli di depan banyak orang ,ada ketua LSM Cemeti Mas asal Badean Moh Anas,wartawan ,dan masyarakat lainya asik mendengarkan secara runut peristiwa pungli tersebut.
Pungli jutaan rupiah berawal dari sertifikat Naswan yang belum terbit ,Naswan adalah salah satu rombongan 11 pemohon PTSL yang sertifikatnya belum terbit ,dan yang lainya sudah terbit
Lanjut Rusdi sertifikat Naswan yang belum terbit ,Kades Nursamsi berjanji akan berusaha asal ada biaya 10 juta ,kata Rusdi saat itu,dan Rusdi akan memberitahukan kepada rombongan PTSL bahwa sertifikat Naswan biayanya 10 juta .
Demi membantu Naswan 10 orang pemohon PTSL yang sertifikatnya sudah terbit akhirnya patungan masing masing 800 ribu rupiah dan terkumpul 8 juta rupiah di terima Kades Nursamsi ,setelah menerima sejumlah uang Kades Nursamsi memberikan sertifikat Naswan ungkapnya .
Kades Nursamsi menerima sogokan pungli dua tahap kisaran 9200.000 rupiah dan sisa 8 ratus ribu rupiah untuk mencukupi 10 juta ,tetapi Rusdi sempat di tagih sisanya yang 800 ribu tersebut , Rusdi mengatakan suruh minta kepada Naswan pungkas Rusdi .
Mantan Kadis Jatisari Kosim saat masih aktif mengakui bahwa pemohon PTSL tersebut jumlahnya 11 orang ,terkait pungli jutaan rupiah Kosim tidak paham ,Kosim hanya menerima biaya pendaftaran sebesar 150 ribu rupiah per pemohon .
Kosim juga menambahkan memang benar di obyek tanah tersebut ada 11 orang pemohon dan pernah mendengar ada satu orang pemohon yang sertifikatnya belum terbit yaitu milik Naswan ungkap Kosim kepada liputan Dewata .com 1/6/2024.
Ketua LSM Cemeti Mas bernama Moh Anas mengungkapkan bahwa benar adanya orang orang tersebut telah patungan memberikan jutaan rupiah kepada Kades Nursamsi untuk sertifikat PTSL Naswan .
Lanjut Anas para pemohon PTSL siap untuk memberikan keterangan sesuai dengan vidio viral yang di unggah oleh Liputan Dewata tv 28/5/2024 yang menghebohkan jagat dunia Maya ,karena viral elemen masyarakat melaporkan Kades Nursamsi ke Polresta Banyuwangi atas dugaan pungli PTSL 2018.
Saat kasus Pungli di bongkar oleh pemohon PTSL dan viral di media sosial liputan Dewata tv malamnya Kades Nursamsi memanggil dan mengintimidasi Rusdi untuk membuat surat pernyataan di saksikan Kadus Jatisari ,yang isinya bergurau.
Meski ada intimidasi dari kepala desa yang di tuangkan di dalam surat pernyataan tidak ada pengaruh ,keberanian seorang Rusdi perlu di acungi jempol untuk mengungkap kejahatan mafia tanah di Desa Badean .













