DENPASAR, 3 JANUARI 2026 – Gelanggang bergengsi Bali Mandala Championship 2026 yang digelar di GOR Purna Krida, Denpasar, resmi melahirkan jawara baru di tingkat nasional. Putu Derlien Pakar Oka Gustama, atau yang akrab disapa Derlin, sukses menyabet gelar Juara 1 Nasional setelah tampil dominan di partai final cabang olahraga Pencak Silat, Sabtu (03/01).
Keberhasilan siswa asal Desa Pangkungparuk, Kec. Seririt, Buleleng yang kini masih duduk di bangku kelas 6 SD ini tidak datang begitu saja. Di balik ketangguhannya di atas matras GOR Purna Krida, ada bimbingan disiplin dari duo pelatih Gede Rian dan Kadek Andika Oktayana, serta dukungan moral yang tak terhingga dari sang ayah, Dedi Kusma, yang setia mendampingi setiap langkah perjuangan Derlin dalam menekuni seni bela diri asli Indonesia ini.
Saat ditemui usai pengalungan medali emas, Derlin tidak bisa menyembunyikan rona bahagianya. “Sangat senang sekali,” ujarnya singkat menggambarkan perasaannya berdiri di podium tertinggi nasional. Kecintaannya pada olahraga Pencak Silat ternyata sudah mendarah daging sejak dini. “Dari kecil saya sudah senang dengan olahraga ini,” ungkapnya mengenai awal mula ia meniti karier sebagai seorang pesilat.

Namun, di balik medali emas yang berkilau, ada perjuangan berat yang harus dilalui. Derlin mengaku bahwa ia harus merelakan banyak waktu bermain demi latihan Pencak Silat yang sangat intensif. Ketika ditanya seberapa besar pengorbanan yang dilakukan untuk mencapai titik ini, ia menegaskan bahwa pengorbanannya “sangat, sangat besar sekali.”
Ketangguhan mental Derlin juga terlihat saat ia menanggapi pertanyaan mengenai lawan-lawan tangguh yang dihadapinya selama turnamen. Dengan penuh kerendahan hati, ia menekankan peran spiritual dan dukungan orang tercinta di belakangnya. “Astungkara, berkat doa keluarga semua saya bisa lewati,” tutur Derlin.


Bagi Putu Derlien Pakar Oka Gustama, gelar ini bukan sekadar prestasi di atas kertas. Dukungan penuh dari sang ayah, Dedi Kusma, menjadi bahan bakar utama yang membuatnya terus maju hingga menjadi yang terbaik di Indonesia. Saat ditanya mengenai arti penting medali ini, Derlin menjawab dengan penuh haru, “Tidak bisa diungkapkan, karena suatu kebanggaan saya bisa mendapatkan medali dan gelar ini.”
Kemenangan ini menjadi awal yang gemilang bagi karier Derlin di dunia persilatan nasional. Dengan usia yang masih sangat muda dan dukungan solid dari tim pelatih serta keluarga, nama Putu Derlien Pakar Oka Gustama asal Bumi Petarung Buleleng ini diprediksi akan terus mengharumkan dunia olahraga Indonesia di masa depan.














