Caps: Dalam 4 tahun ini Koster targetkan ruang hijau di Bali jadi 35%,sekarang baru capai 20%
Denpasar OKEBALI.COM
Pernyataan Pak Koster tersebut memang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali yang menempatkan ekosistem mangrove sebagai prioritas dalam menjaga kelestarian pesisir.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa mangrove dianggap sebagai “benteng alami” yang krusial bagi Bali:
*Penahan Abrasi dan Tsunami: Akar mangrove yang rapat berfungsi memecah gelombang laut, sehingga mengurangi risiko pengikisan pantai (abrasi) dan meredam daya hancur jika terjadi tsunami

Caps: Wagub Giri Prasta ” Satu Mangrove, sejuta manfaat”
*Penyaring Polusi: Mangrove bertindak sebagai filter alami yang menjernihkan air dari polutan dan endapan lumpur sebelum mencapai terumbu karang
*Habitat Keanekaragaman Hayati: Kawasan ini menjadi tempat pemijahan ikan, udang, dan kepiting, yang sangat mendukung ekonomi nelayan lokal serta menjaga ketahanan pangan
*Penyerap Karbon (Blue Carbon): Hutan mangrove memiliki kemampuan menyerap emisi karbon jauh lebih besar dibandingkan hutan daratan, yang penting untuk mitigasi perubahan iklim global
Salah satu contoh nyata komitmen ini terlihat di Tahura Ngurah Rai, yang menjadi pusat perhatian internasional (seperti saat KTT G20) sebagai simbol keberhasilan restorasi ekosistem pesisir Bali
“SATU MANGROVE,SEJUTA MANFAAT“













