Breaking News

Dibalik kemenangan Selecao Brasil,ada arsitek Carlo Ancelotti yang membuat Brasil comeback setelah tertinggal 1-0 dari Jepang.

Caps : Carlo Ancelotti “DON CARLO” adalah arsitek Selecao yang membuat Brasil comeback setelah tertinggal 1-0 lawan Jepang

Denpasar OKEBALI.COM
Keputusan taktis Carlo Ancelotti saat jeda babak pertama menjadi kunci utama di balik kemenangan dramatis 2-1 timnas Brasil atas Jepang pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston.

Selecao sempat tertinggal 1-0 di babak pertama akibat gol dari gelandang Jepang, Kaishu Sano. Namun, ketenangan dan kejeniusan strategi juru taktik asal Italia tersebut berhasil membalikkan keadaan di babak kedua.

Berikut adalah poin-poin penting perubahan taktik “Don Carlo” julukan Carlo Ancelotti yang membawa Brasil comeback dan lolos ke babak 16 besar:

Perubahan Taktik yang Menentukan Pergantian Pemain Efektif: Ancelotti langsung menarik keluar Lucas Paquetá di awal babak kedua untuk memasukkan penyerang muda Endrick. Ia juga memasukkan Gabriel Martinelli pada menit ke-65 untuk menggantikan Matheus Cunha.

Eksploitasi Sisi Sayap: Masuknya tenaga baru mengubah alur serangan Brasil menjadi lebih tajam lewat strategi umpan silang cepat (early cross) yang merepotkan kerapatan lini pertahanan flank Jepang.

Mentalitas Tetap Tenang: Di tengah tekanan besar, Ancelotti tidak panik dan mempertahankan Casemiro di lapangan meski sempat mendapat banyak kritik. Keputusan ini terbukti jitu karena Casemiro mencetak gol penyeimbang pada menit ke-55.

Gol Kemenangan Krusial: Perubahan taktik ini mencapai puncaknya pada masa injury time (menit 90+5) saat Gabriel Martinelli mencetak gol penentu kemenangan setelah memanfaatkan umpan matang dari Bruno Guimarães.

Kemenangan ini membawa Carlo Ancelotti mencatatkan kemenangan ke-10 sepanjang menukangi timnas Brasil sekaligus menjaga asa Selecao untuk memburu gelar juara dunia ke-6 mereka.

DON CARLO telah merubah cara dan taktik kombinasi Eropa “Cattenacio” dan tidak merubah gaya Samba. Karena rata-rata pelatih asli Brasil mengandalkan gaya Samba dan permainan cantik/indah. Tapi tidak dengan Don Carlo yang lebih taktis dengan penguasaan lapangan tengah dan serangan balik dari sayap yang lebih tajam. Carlo Ancelotti tau pemain Brasil memiliki Skills Ball diatas rata-rata. Dan hal itu yang dimanfaat Don Carlo dengan ramuan strategi dan taktik yang tidak monoton,sehingga pertahanan Jepang yang terkenal rapi dan cepat dibuat porak poranda.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);