Denpasar OKEBALI.COM
Timnas Indonesia U-23 gagal menggapai mimpinya untuk lolos ikut serta dalam Olimpiade Paris. Setelah gagal memetik kemenangan atas Tim Guinea U-23 dan kalah 0-1 . Pertandingan berjalan ketat dan Timnas Indonesia U-23 yang bermain dengan pemain yang seadanya karena beberapa pemain pilar seperti Rizky Ridho, Justin Hubner, Elkan Baggodd tidak dapat memperkuat Timnas U-23 karena Rizky Ridho terkena akumulasi kartu merah di pertandingan terakhir Piala Asia U-23 melawan Irak dan Justin Hubner,Elkan Baggodd tidak diijinkan klubnya untuk memperkuat Timnas U-23 karena memang Turnamen ini tidak masuk dalam Agenda FIFA.
Babak pertama ke dua tim bermain cepat dan cenderung keras. Tim Guinea U-23 berusaha merobek pertahanan Timnas Indonesia U-23 namun Dewangga,Nathan Tjoe-A-On, Muhammad Ferrari dan Witan Sulaiman bermain cukup solid menjaga pertahanan Garuda Muda.
Namun sayang Timnas Guinea mendapatkan penalti setelah Witan aSulaeman melanggar Algassime Bah di kotak terlarang dalam situasi serangan balik pada menit ke 29 dan skor berubah menjadi 1-0 untuk Guinea U-23. Witan Sulaiman, Rafael Struick, Marselino Ferdinan dan Ivar Jenner berusaha membalas ketinggalan namun sampai babak 1 berakhir skor tak berubah .
Babak kedua pada menit awal Guinea U-23 melakukan serangan cepat dan nyaris membuahkan gol karena Ernando Ari sudah lepas kontrol beruntung Dewangga dan Nathan Tjoe-A-On menjadi dewa penyelamat sehingga tendangan Algassima yang tepat kearah gawang digagalkan oleh Nathan Tjoe-A-On dan Dewangga.

Keadaan ini membuat Tim Garuda Muda meningkatkan intensitas serangannya namun Rafael Struick, Marselino, dan Witan juga berhasil digagalkan kiper Lawan.
Dan pada Indonesia U-23 memiliki peluang mencetak gol lewat lemparan ke dalam Pratama Arhan dari sisi kanan.
Pada menit 76 Dewangga melanggar pemain Guinea U-23 dikotak penalti ,protes keras dari Shin-Tae Yong karena merasa Dewangga menendang bola lebih dulu sehingga STY dikenakan Kartu Merah dan penalti tetap dilakukan dan beruntung tendangan penalti berhasil ditepis Ernando Ari
Timnas terus melakukan tekanan dan mendapat peluang .Akan tetapi lemparan Arhan langsung ditepis kiper Sylla pada menit ke-90+6.
Sampai waktu normal 90 menit +injury time skor tetap 1-0, Guinea berhasil menjadi Champion mewakili benua Afrika yang ke 4 yang lolos ke Olimpiade Paris 2024.













