Breaking News

Sangat disayangkan fans sepakbola PSM MAKASSAR telah merusak sportifitas Sepakbola,tindakan horor terhadap pemain lawan

Sikap sangat takterpuji fans PSM MAKASSAR menuai kritikan tajam dunia Internasional dan Makassar siap menerima sanksi tegas dari Komdis PSSI dan FIFA

Caps: supporter merangsek kelapangan dan menyerang pemain Persib Bandung,flare dan kembang api 🔥 meluncur dari tribun ke tribun menciptakan suasana mencekam

Denpasar OKEBALI.COM
Kericuhan suporter PSM Makassar yang menyerbu lapangan dan menyerang pemain lawan usai kekalahan 1-2 dari Persib Bandung pada Minggu, 17 Mei 2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, memang menjadi catatan hitam yang mencederai nilai sportifitas sepak bola Indonesia.
Aksi anarkis yang dilakukan oleh oknum suporter tersebut tidak hanya merusak nama baik klub, tetapi juga berpotensi memberikan dampak buruk yang sangat besar bagi kelangsungan tim yang mereka dukung sendiri.

Duduk Perkara Kericuhan Pekan ke-33Kekecewaan kolektif suporter meledak setelah peluit panjang dibunyikan karena performa minor tim Juku Eja sepanjang musim kompetisi ini. Bentuk pelanggaran fatal yang terjadi meliputi:

Pitch Invasion: Ratusan oknum penonton menerobos masuk ke area sterilisasi lapangan.Kekerasan Fisik: Sejumlah pemain Persib dilaporkan mendapat tendangan dan serangan fisik saat berusaha menyelamatkan diri menuju ruang ganti.

Penyerangan Pemain: Beberapa oknum suporter melakukan tindakan fisik berupa tendangan dan pukulan ke arah rombongan pemain Persib Bandung saat mereka mencoba dievakuasi menuju lorong ruang ganti.

Penyalaan dan Pelemparan Flare: Suporter menyalakan cerawat (flare) serta kembang api di tribun dan melemparkannya ke arah lapangan serta lorong barat stadion.

Caps: karena ulah supporternya sendiri yang beringas. PSM menuai santai berat

Potensi Sanksi Berat dari Komdis PSSIBerdasarkan regulasi disiplin PSSI dan rekam jejak pelanggaran serupa, klub berjuluk Juku Eja ini menghadapi ancaman hukuman berlapis:
1.Denda Finansial Besar: Estimasi denda akumulatif dari berbagai pelanggaran ini diperkirakan bisa mencapai Rp340 juta.

2.Larangan Bertanding Tanpa Penonton: PSM terancam harus menggelar pertandingan kandang tanpa kehadiran suporter setianya dalam durasi waktu tertentu.

3.Sanksi Pengosongan/Penutupan Stadion: Larangan menggunakan Stadion Gelora BJ Habibie untuk sisa musim atau kompetisi berikutnya karena dinilai gagal dalam memberikan jaminan keamanan (serious security failure).
Kapten tim PSM, Yuran Fernandes, sempat berusaha keras menenangkan massa yang emosional di lapangan. Sementara itu, salah satu oknum pelaku penendangan pemain lawan telah merilis video klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka. Pihak manajemen kini pasrah menunggu keputusan resmi sidang Komdis PSSI terkait total denda dan bentuk hukuman yang dijatuhkan.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);
Exit mobile version