OKEBALI.COM
Bertepatan Hari Suci Tumpek Landep di bulan cerah Purnama dan Hari Suci Tri Waisak 2567 Puja wali di Pura Panti Sri Karang Karang Buncing Kuta di isi dg Pawintenan secara ber-sama2 yg di ikuti 50 bhakta sebagai warga ngarep Pangemeng Pura yang berlokasi di tengah2 Obyek Pariwisata terkenal ke-seAntero Dunia. Adat dan Budaya Nusantara sbg Roh Pariwisata masih tetap Ajeg dan bahkan semakin semarak di lakukan di Bali khususnya di Kuta,kesadaran akan hal tsb Adat dan Budaya di Bali cukup memiliki andil yang cukup besar untuk sebagai salah satu pendukung kelangsungan Pari wisata Bali dengan aktivitas masyarakat,oleh karenanya Pemkab Badung menyelenggarakan Pawintenan Kolektif.
Hadir pada kesempatan tsb Bpk Camat Kuta,Dw Ngurah.Bhayu S. Sos.M.Si yg mewakili Bupati Badung menyerahkan Dana Aci Rp 10 juta
Camat Kuta menyampaikan Apresiasi atas pelaksanaan Upacara Pujawali yang di lakukan oleh Pengepon & Pengemong Pura Panti Sri Kang Buncing di Kuta,di katakan bahwa Rainan Tumpek Landep mengandung makna Ketajaman cara berpikir,berbuat dan berbhakti,yang mesti dapat di implementasiksan ; berfikir Positif,berbuat cekatan (cerdas) dan tetap sesalu Eling dengan para Leluhur2 yg telah mewarisi Adat & Budaya yang kini dapat merubah kehidupan kita menjadi lebih baik dan maju,demikian di tambahkan Jero Manku I Made Supatra Karang selaku Penglingsir di Pura Panti Sri Karang Buncing (SKB) Kuta yang juga mantan KETUM Pasemetonan Sri Karang Buncing se Bali
Bpk Camat (tengah) Ida Bhawati Bagiana Karang (ujung kiri & Jro Karang
Dan pada bersamaan jg dilakukan Serah terima kePengurusan yg lama I Ketut Sudiana Karang kpd I Koming Purnama
sebelmya hadir jg Anggota DPRD Badung *I Nyoman Graha Wicaksana,B.Com.,MM yg jg sbg Caleg No.1 Dapil Kuta menyerahkan Dana Punia sbg pendukung pelaksanaan Pujawali
