OKEBALI.COM
Rafael Struick mengaku tak pernah menyangka sambutan luar biasa yang ia terima pasca membela Timnas Indonesia begitu besar. Ia bahkan memuji sambutan dari suporter Indonesia seperti berasa di rumah sendiri. “Setelah pertandingan internasional pertama saya, semuanya langsung meledak,” ucap Struick kepada media Belanda, omroepwest.nl
Rafael Struick mengaku bahwa sebenarnya pasca membela Timnas Indonesia melawan Palestina dan Argentina beberapa waktu lalu, ia ingin jalan-jalan ke pusat perbelanjaan dengan ayahnya. Namun kata pemain ADO Den Haag rencana itu tak berlangsung dengan lancar lantaran semua orang mengenalinya.
“Kami sebenarnya igin berjalan-jalan di pusat perbelanjaan setelah pertandingan. Tetapi saya tidak bisa melakukan itu. Ketika saya pertama tiba di bandara, semua orang sudah mengenali saya,” katanya.

Menurut Rafael Struick, setelah ia kembali ke ADO Den Haag pasca membela Timnas Indonesia, publik tanah air terus memperhatikannya. Bahkan saat ia mampu mencetak gol di laga uji coba, video golnya dengan cepat viral di Indonesia.
Pemain keturunan Indonesia itu mengaku sangat senang karena ia mendapat pesan yang sangat positif dari suporter.
Cukup banyak pemain muda keturunan Indonesia (dari Bapak/ibu asli Indonesia) yang bermain di liga 2 atau team junior di Eropa dan rata2 mereka menjadi pemain utama disana. Dengan semakin banyak pemain Keturunan yang berlaga di klub klub Eropa yang direkrut oleh Timnas akan semakin meningkat kualitas Timnas kita. Selain karena pemain muda keturunan rata2 berpostur 178 -185 cm juga sejak belia mereka sudah digembleng tehnik,fisik dan disiplin selama berada diklub klub Eropa.













