Breaking News

Majalah bisnis global FORBES Sebut Rupiah masuk kategori mata uang terlemah di dunia

Jakarta OKEBALI.COM
Majalah bisnis global Forbes Advisor menempatkan Rupiah Indonesia (IDR) di peringkat kelima sebagai mata uang terlemah di dunia.

Meskipun laporan ini memicu kekhawatiran masyarakat, para pakar ekonomi menekankan adanya perbedaan besar antara nilai nominal yang lemah dengan kondisi fundamental ekonomi suatu negara.

Daftar Mata Uang Terlemah di DuniaBerdasarkan data Forbes Advisor, berikut urutan 5 mata uang terlemah di dunia terhadap dolar AS (USD):

1.Rial Iran
2.(IRR)Pound Lebanon (LBP)
3.Dong Vietnam (VND)
4.Kip Laos (LAK)
5.Rupiah Indonesia (IDR)

Metodologi Forbes yang Perlu Dipahami Hanya Mengukur Nilai Nominal: Forbes menyusun daftar ini murni berdasarkan pendekatan angka nominal sederhana. Artinya, peringkat ditentukan oleh seberapa banyak unit mata uang lokal yang dibutuhkan untuk membeli $1 USD.

Efek Denominasi Besar: Karena pecahan uang Rupiah memiliki jumlah nol yang banyak (misalnya lembaran Rp100.000), secara otomatis posisi Rupiah terseret ke urutan bawah saat dikonversi langsung ke dolar AS.

Tanggapan Ekonom: “Tidak Mencerminkan Fakta Ekonomi”Kepala Ekonom Bank Permata menjelaskan bahwa label “terlemah” dari Forbes ini bisa menyesatkan. Data tersebut benar hanya dalam arti nominal yang sangat sempit, tetapi salah jika dikaitkan dengan kekuatan ekonomi riil.

Sebagai perbandingan, negara-negara di peringkat 1 hingga 4 di atas sedang mengalami krisis perbankan hebat, utang luar negeri kritis, perang, atau sanksi ekonomi internasional. Sementara itu, fundamental ekonomi Indonesia masih jauh lebih sehat, dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar di Asia Tenggara dan tingkat inflasi domestik yang relatif terjaga. Tekanan kurs rupiah saat ini murni dipicu oleh sentimen global, seperti tingginya suku bunga di Amerika Serikat.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);