Breaking News
UMUM  

Indonesia U-23 langkahnya ke Final dihentikan oleh Uzbekistan U-23 dengan skor 2-0

Doha OKEBALI COM
Tim Uzbekistan U-23memang bermain Superior dari segala lini,baik di lini depan,tengah,belakang Uzbekistan benar benar solid sehingga pemain Garuda Muda begitu sulit mengembangkan permainan dan pemain depan Sanantha,Witan Sulaiman,Marselino Ferdinan sangat sulit menembus pertahanan Uzbekistan U-23. Statistik pertandingan menunjukan Uzbekistan U-23 penguasaan bolanya 62% yang artinya timnas Indonesia benar benar menekan Timnas U-23 Indonesia sejak menit awal. Beruntung sampai babak pertama usai kedudukan masih 0-0.

Pada babak ke 2 kembali Uzbekistan melakukan pressing kearah pertahanan Timnas Indonesia U-23 dan satu serangan balik Tunnas Indonesia dan Mohamad Ferari pada menit ke 66 berhasil mengecoh pertahanan lawan dan gol. Papan skor sempat berubah 1-0 untuk keunggulan Timnas Indonesia . Tapi sayang lewat monitor VAR gol tersebut dianulir oleh wasit karena dinggap offside. Hal tersebut membuat Timnas Indonesia U-23 kecewa dan permainan semakin tak terkontrol .

Anak-anak Garuda muda semakin bermain cenderung keras sehingga pada menit ke ’68 Norchaev sang goal Getter Uzbekistan U-23 menciptakan gol sehingga kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Uzbekistan U-23. Dengan keunggulan ini para penyerang Uzbekistan semakin membuat pertahanan Timnas Indonesia U-23 kocar kacir dan Rizky Ridho sang Kapten melakukan pelanggaran keras sehingga diganjar Kartu merah . Bermain 10 orang membuat Tim Garuda Muda menjadi frustasi Pratama Arhan membuat kesalahan sehingga dia menceploskan bola kegawang sendiri pada menit ke 86 sehingga kedudukan menjadi 2-0 dan kedudukan ini bertahan sampai perpanjangan waktu babak ke 2 berakhir.

Kekalahan ini menyebabkan anak asuh Coach STY gagal dalam usaha menggapai final Piala Asia U-23. Namun masih ada kesempatan 1x pertandingan lagi untuk perebutan juara ke 3 . Kita semua menunggu hasil Irak U-23 vs Jepang U-23 yang akan berlaga dini hari ini . Dan kita semua berharap pada laga terakhir untuk perebutan tempat ke 3 Coach Shin-Tae Yong bisa memperbaiki kelemahan Tim Garuda Muda untuk menggapai sejarah lolos sebagai wakil Asia ke Olimpiade Paris

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);
Exit mobile version