Breaking News
UMUM  

Gelombang panas di Perancis tewaskan 1000 orang khususnya lansia

Caps :Beberapa orang melompat di kolam air mancur Trocadero dekat Menara Eiffel, Paris, 22 Juni 2026 untuk mendinginkan diri

Denpasar OKEBALI.COM
Prancis mencatat sekitar 1.000 kematian tambahan akibat gelombang panas ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Eropa Barat dalam sepekan terakhir. Otoritas kesehatan Prancis mengonfirmasi bahwa 85 persen dari kasus kematian tersebut melibatkan lansia berusia 65 tahun ke atas.

Terkait dampak bencana cuaca ekstrem ini:

Detail Korban dan Wilayah TerdampakMayoritas Lansia: Badan Kesehatan Masyarakat Prancis (Public Health France) melaporkan lonjakan kematian sejak 24 Juni 2026, terutama pada warga lanjut usia.

Kematian di Rumah: Peningkatan korban paling tajam terjadi pada orang-orang yang meninggal di rumah mereka sendiri.
Rekor Suhu Ekstrem: Suhu di pusat kota Paris sempat menyentuh 40,9 derajat Celsius, yang memecahkan rekor tertinggi untuk bulan Juni. Di beberapa wilayah lain, suhu bahkan melonjak hingga 43,8 derajat Celsius.
Dampak dan Kebijakan DaruratLansia Terisolasi: Pemerintah setempat menekankan pentingnya solidaritas sosial untuk memeriksa warga lansia yang tinggal sendirian atau mengalami kesepian mendalam di area perkotaan padat.

Caps : Masyarakat ramai-ramai mendinginkan diri di sungai sungai dan mencari tempat-tempat pendingin yang difasilitasi Pemerintah

Korban Tenggelam: Selain dampak langsung heatstroke, puluhan orang dilaporkan tewas tenggelam di perairan yang tidak diawasi saat mencoba mendinginkan diri.

Pembatasan Aktivitas: Pemerintah Prancis mengeluarkan larangan konsumsi alkohol bawaan di tempat umum dan membatalkan sejumlah acara massal demi mengurangi beban layanan darurat.

Meskipun hujan badai mulai menurunkan suhu di beberapa departemen, Météo-France masih mempertahankan status siaga karena rumah sakit masih menghadapi lonjakan pasien akibat komplikasi medis pasca-paparan panas ekstrem.

 

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);
Exit mobile version