Breaking News

Ganjar Pranowo Serukan ‘Kembalilah TNI ke Barak’: “TNI Fokus Pertahanan, Bukan Tanam Jagung”

Surabaya OKEBALI.COM
Pernyataan tersebut merujuk pada kritik Ganjar Pranowo terkait perluasan peran TNI (Tentara Nasional Indonesia) dalam program ketahanan pangan, seperti menanam jagung dan padi.

Berikut adalah poin-poin utama terkait isu tersebut:Konteks PernyataanFokus Utama: TNI harus dikembalikan pada fungsi asalnya, yaitu fokus pada sektor pertahanan negara.Kritik Sektor Kehutanan/Pertanian: Sektor ketahanan pangan, pertanian, dan penanaman komoditas dinilai sebagai ranah kementerian sipil (seperti Kementerian Pertanian) dan kelompok tani, bukan militer.

Profesionalisme: Menjaga profesionalisme prajurit agar tetap terlatih dalam strategi pertahanan modern dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman luar.

Walau tidak ada perang Ganjar Pranowo menegaskan “TNI akan mengganggur,tidak TNI tidak pernah menganggur tapi justru harus berlatih perang tiap hari agar pasukan TNI lebih sigap menghadapi gangguan dan ancaman dari luar,bukan menanam jagung” tegas Ganjar Pranowo dengan serius.

Garis Besar Perdebatan Kritik Sipil: Pelibatan TNI dalam program pangan (seperti Food Estate atau pendampingan petani) dikhawatirkan memicu kembali fungsi kekaryaan/dwifungsi yang menarik militer ke urusan sipil.

Argumen Pemerintah: Pelibatan militer dalam ketahanan pangan sering kali didasari alasan operasi militer selain perang (OMSP) untuk mempercepat swasembada di tengah krisis pangan atau kedaruratan.

Ganjar memandang, pelibatan aparat dalam aktivitas seperti menanam padi atau jagung tidak perlu menjadi prioritas.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);
Exit mobile version