Breaking News
UMUM  

YESUS telah Bangkit & Berkat Kebangkitan YESUS bagi orang percaya

Denpasar OKEBALI.COM.
Kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian bukanlah cerita fiktif, tetapi kenyataan. Ayat pokok di atas menegaskan bahwa Yesus berulang-ulang menampakkan diriNya kepada para murid dan banyak orang bahwa IA benar-benar telah bangkit dan hidup kembali. 1 Korintus 15:1-8 menjelaskan bahwa setelah kebangkitanNya, Yesus menampakkan diri kepada Kefas, kedua belas murid, bahkan kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus. Kebangkitan Yesus menunjukkan bahwa kuasa maut telah dikalahkan, dan Yesus adalah Tuhan kita yang hidup. Sebagai orang percaya, kita harus memperdengarkan berita kebangkitan Yesus ini bukan saja kepada kepada banyak orang; tetapi kepada iman kita sendiri supaya hidup kerohanian kita terus bertumbuh. Ketika kita alami kelemahan sehingga ada rasa malas dan tidak bersemangat lagi dalam mengikut Tuhan dan melayani pekerjaan Tuhan, mari perdengarkan dengan jelas kepada iman kita bahwa Yesus sudah bangkit, IA hidup untuk selama-lamanya. Biarlah kuasa Kebangkitan Yesus menjadi pengalaman dalam hidup kita juga, bahwa iman percaya kita adalah iman percaya kepada Tuhan yang hidup.

Roma 5:17 Sebab, jika oleh dosa satu orang (Adam), maut telah berkuasa oleh satu orang itu, maka lebih benar lagi mereka, yang telah menerima kelimpahan kasih karunia dan anugerah kebenaran, akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu, yaitu Yesus Kristus. Dosa telah membuat manusia harus alami maut/kematian (terpisah dari Allah); tetapi syukur berkat kematian dan kebangkitan Yesus, manusia yang percaya beroleh selamat dan hidup yang kekal. Ada dua berkat yang kita terima dari kuasa Kebangkitan Yesus, yaitu :

HIDUP

Hidup yang dimaksud adalah hidup yang kekal, yaitu hidup yang penuh kelimpahan kasih karunia Tuhan. Roma 6:23 mencatat bahwa upah dosa ialah maut, tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Untuk memahami berkat kehidupan kekal yang diberikan oleh kuasa kebangkitan Yesus, perhatikan reaksi murid-murid ketika mendengar berita tentang kebangkitan Yesus. Markus 16:14 mencatat bahwa kesebelas murid tidak percaya atas berita kebangkitan yang disampaikan orang-orang yang telah melihat Yesus bangkit. Ketika akhirnya Yesus menampakan diri kepada mereka, Yesus mencela murid-murid atas ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka. Kematian Yesus telah membuat semangat hidup kesebelas murid menjadi pesimis; mereka lupa tentang Firman yang menyatakan bahwa Kristus yang mati dan dikuburkan itu, akan dibangkitkan pada hari ketiga. Akibatnya, ketika banyak orang menyampaikan berita tentang kebangkitan Yesus, murid-murid bereaksi tidak percaya akan berita itu. Reaksi yang sama terkadang kita tunjukkan. Kita terkadang tidak percaya kepada Firman yang disampaikan oleh sesama orang percaya untuk mengingatkan dan menyadarkan kita. Terkadang kita menjadi tidak percaya dan pesimis ketika doa-doa kita belum dijawab dan apa yang kita harapkan belum menjadi kenyataan. Jangan kita tidak percaya (pesimis) kepada Firman, sebab ketidakpercayaan dan kedegilan hati mematikan pertumbuhan rohani. Matius 13:58 menyatakan Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ. Orang yang tidak percaya dan pesimis, menghilangkan berkat rohani. Bila kita tidak percaya akan ada mujizat bagi kita, maka mujizat itu tidak akan pernah terjadi bagi kita. Jika kita tidak percaya Tuhan akan menjawab doa-doa kita, maka Tuhanpun tidak akan menjawab doa-doa kita. Sering kali berkat yang seharusnya menjadi milik kita, menjadi hilang karena ketidakpercayaan dan kedegilan hati kita (pesimis). Kita harus percaya dan optimis bahwa Tuhan Yesus tidak pernah berkurang kuasaNya, jika IA sanggup bangkit dari kematian, maka IA juga sanggup menolong dan memberi hidup kekal buat kita.

Lukas 24:32 mencatat kesaksian dua orang yang sedang dalam perjalanan kembali ke Emaus; ketika tanpa disadarinya, Tuhan Yesus yang telah bangkit datang menyertai mereka, bahkan menerangkan Kitab Suci. Kedua orang itu menyatakan bahwa hati mereka berkobar-kobar ketika Yesus berbicara dengan mereka dan menerangkan Kitab Suci. Hal yang sama seharusnya juga kita rasakan, bahwa hati kita berkobar-kobar (optimis) karena ada kuasa kebangkitan Yesus buat kita. Untuk itu, biarlah semangat kita terus menyala-nyala di dalam Tuhan.

Bilangan 13:30 mencatat bagaimana Kaleb optimis untuk maju dan menduduki negeri yang Tuhan telah janjikan bagi bangsa Israel. Biarlah kita juga optimis, untuk terus maju bersama Tuhan, meskipun harus banyak alami peperangan, percayalah kuasa kebangkitan Yesus akan menyertai kita untuk mampu menduduki negeri (Kanaan rohani), yaitu hidup kekal di sorga yang mulia.

Dalam Yohanes 20:27, Yesus berkata kepada Tomas yang tidak percaya akan kebangkitan Yesus, “Taruhlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku, ulurkanlah tanganmu dan cucukkan ke dalam lambung-Ku dan jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” Peringatan yang sama ditujukan kepada kita : jangan kita tidak percaya tetapi percayalah. Sekalipun kita tidak melihat Yesus bangkit secara langsung, tetapi berbahagialah kita yang tidak melihat, namun percaya; bahwa Yesus sudah bangkit, dan kebangkitanNya itu memberi kita hidup yang kekal.

BERKUASA

Kebangkitan Yesus mendatangkan kuasa bagi kita. Kuasa yang dimaksud menunjuk pada otoritas/kemampuan. Jadi, kita harus yakin bahwa kita punya kuasa. Perhatikan kembali bagaimana reaksi murid-murid; Yohanes 20:19 mencatat, meskipun murid-murid telah mendengar berita kebangkitan Yesus, namun mereka mengunci diri karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Situasi dan keadaan pada waktu itu membuat murid-murid ketakutan dan tidak punya otoritas. Namun di tengah ketakutan itu, Yesus datang kepada murid-murid dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!” Kebangkitan Yesus mendatangkan kuasa menghilangkan ketakutan yang dialami para murid dan menggantikannya dengan damai sejahtera dari Tuhan. Kuasa yang sama berlaku juga buat kita yang percaya. Jadi, jika masih ada hal-hal yang kita takutkan dalam menjalani kehidupan ini, percayalah, ada kuasa kebangkitan Yesus yang sanggup menghilangkan segala ketakutan kita. Yesus mau supaya kita berjalan dalam kuasa kebangkitanNya. 1 Korintus 4:20 menegaskan Sebab Kerajaan Allah bukan terdiri dari perkataan, tetapi dari kuasa. Untuk itu, biarkan kuasa kebangkitan Yesus mengambil alih seluruh hidup kita, ijinkan kuasa kebangkitanNya mengatasi dan menghancurkan segala ketakutan yang telah mengunci hidup kita.

Efesus 3:12 Di dalam Dia kita beroleh keberanian dan jalan masuk kepada Allah dengan penuh kepercayaan oleh iman kita kepada-Nya. Hanya di dalam Yesus kita punya keberanian dan jalan masuk kepada Bapa di sorga. Untuk itu, mari bertindak dan katakan kepada ketakutan, bahwa ada kuasa dalam hidup kita.

Kisah Para Rasul 3:1-8 mencatat bagaimana Petrus dan Yohanes penuh keberanian menggunakan kuasa yang bekerja dalam diri mereka, untuk menyembuhkan orang yang lumpuh sejak lahir. Perhatikan perkataan kuasa yang Petrus sampaikan : “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri. Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu. Mari belajar dari kisah ini, bahwa yang menjadi kebutuhan kita bukanlah soal emas dan perak; tetapi kuasa/otoritas yang diberikan oleh kebangkitan Yesus. Bahwa demi Nama Tuhan Yesus Kristus, maka mujizat akan terjadi bagi kita dan setiap jalan yang buntu akan dibukakan, apapun yang kita kerjakan pasti dibuat berhasil oleh Tuhan.

1 Petrus 1:3-5 Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan, untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu. Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah karena imanmu sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir. Melalui berkat dan kuasa kebangkitan Yesus, kita punya hidup yang penuh pengharapan (hidup yang kekal), dan punya kuasa yang tidak dapat binasa. Untuk itu, mari terus berjalan dengan penuh keberanian dalam berkat kebangkitan Yesus yang bekerja nyata dalam hidup kita.

Haleluya. Tuhan Yesus memberkati kita semua. SELAMAT merayakan HARI KEBANGKITAN YESUS KRISTUS

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);