Breaking News

Wabup Suiasa Serahkan SK Pengangkatan Kepala Sekolah SD dan SMP

Badung, okebali.com ~ Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, wakil Bupati Badung menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Kepala Sekolah SD sebanyak 21 orang dan SMP sebanyak 2 orang, bertempat di Ruang Rapat Kriya Gosana, Puspem Badung, Jumat (28/7 ). Turut juga hadirin anggota DPRD Badung I Made Suwardana, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Badung I Gusti Made Dwipayana, Sekretaris BKPSDM Badung AA Ngurah Bagus Wirayasa, perwakilan OPD di Pemkab Badung, beserta para guru penerima SK.

Seusai menyerahkan SK, Wabup. Suiasa mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung menyerahkan SK. Bupati Badung mengangkat 21 Kepala Sekolah SD dan 2 orang Kepala Sekolah SMP. Disebutkan, pencabutan Kepala Sekolah tidak lain, berkenaan dengan kebutuhan yang harus diisi, karena beberapa Kepala Sekolah yang sudah memasuki layanan purna jual.

“Berkenaan dengan adanya mutasi ini, agar mereka mendapatkan pengalaman baru di tempat lain. Ketika mereka sudah bertugas di tempat lama misalnya selama delapan tahun, kita perhatikan mereka sudah berada di titik optimal dari segi waktu, sehingga jika sudah di titik optimal, maka kita bawakan ke tempat yang baru, dengan harapan mereka memiliki tuntutan untuk meningkatkan diri. ke tahapan lebih baik lagi di sekolah-sekolah lainnya,” ucapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, pola pengangkatan Kepala Sekolah semua berdasarkan aturan. Ada melalui verifikasi saker calon Kepala Sekolah dan telah memenuhi persyaratan untuk diangkat menjadi kepala sekolah. Disisi lain berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, bahwa juga diberikan ruang kepada mereka yang memenuhi standar yaitu orang yang sudah memiliki verifikasi akademik S1 atau Diploma empat (D4), yang berasal dari Perguruan Tinggi berspesifikasi tentang keahlian guru pendidikan dan guru penggerak. Kepada Kepala Sekolah yang baru, yang masih muda sebagai penggerak guru, diharapkan jadikan momentum ini, untuk balapan-lomba menjadi teladan, dan menunjukkan potensi dan prestasi.

“Tidak lagi kita hanya berbicara tentang senioritas, tetapi ketika senioritas yang tidak memiliki prestasi, tidak dapat mengembangkan, tidak dapat berkreasi, akan merugikan sekolah. Menjadi leader di sekolah, maka mereka harus bisa menjadikan sekolah sebagai pusat budaya, pendidikan, sebagai administrator, inovator dan kreator. Sehingga senioritas itu tidak selalu menjadi jaminan. Untuk itu kami mendorong guru-guru muda memiliki motivasi untuk meningkatkan, memajukan pendidikan sekolah menjadi lebih baik lagi,” jelasnya. 

Salah satu guru termuda yang menerima SK Kepala Sekolah, I Made Arsana mengatakan, adapun proses yang sudah dilewati yakni mengikuti alur yang sudah ditentukan, meningkatkan kompetensi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Badung yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menjadi Kepala Sekolah. Kedepan saya akan selalu belajar, menempa diri, apalagi di umur yang masih muda, tentu masih banyak yang perlu dipelajari, salah satunya belajar mengikuti program guru penggerak, selain itu juga saya ingin meningkatkan kualitas diri serta menambah pengalaman,” ujarnya.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);