Breaking News

POLRI Peduli untuk Korban Musibah Atap Rumah Roboh

Okebali.com

Denpasar – Polsek Denpasar Utara share care/ bhakti sosial kepada korban musibah atap rumah roboh, di Mess Karyawan RRI Denpasar, Jalan Melati Desa Dangin Puri Kangin Kecamatan Denpasar Utara, Selasa (08/02/23)

banner 325x300

Kepolisian Sektor Denpasar Utara dipimpin oleh Kapolsek Denpasar Utara IPTU I PUTU CARLOS DOLESGIT, S.H., M.H., didampingi Perbekel Desa Dangin Puri Kangin Bapak I WAYAN SULATRA, S.T., memberikan bantuan sembako kepada korban terdampak musibah atap rumah roboh, yang terjadi pada hari Senin, tanggal 06 Februari 2023, sekira jam 00.30 wita dini hari. Dalam kesempatan tersebut, bantuan sembako berupa 10 (sepuluh) kgs Beras dan 12 (dua belas) botol Minyak Goreng, yang diterima salah satu perwakilan keluarga korban atas nama Bapak JONNY SANJAYA (55 tahun).

Kapolsek Denpasar Utara didampingi Perbekel Desa Dangri Kangin, menyampaikan “Kami Polsek Denpasar Utara bersama Perbekel Desa Dangri Kangin, menyampaikan Berbelasungkawa atas Musibah Atap Rumah yang Roboh, yang musibah tersebut menimpa Keluarga Bapak, serta Dukungan Moril dari peristiwa tersebut. “Izinkan Kami, POLRI dengan didampingi Aparatur Desa Dangri Kangin, memberikan bantuan Sembako, yang jangan dilihat nilainya, namun bantuan tersebut sekiranya dapat membantu meringankan beban musibah ini”, Bapak JONNY SANJAYA, mengucapkan terima kasih dan sangat menghargai atas kepedulian POLRI ini, “Terima kasih Bapak Kapolsek dan Bapak Perbekel, kami tinggal berdua dengan Ibu kami atas nama Lindayani (75th)”, sambung Bapak Jonny.

Dalam kesempatan terpisah, Kapolsek Denpasar Utara menjelaskan bahwa kegiatan share care/ bhakti sosial kepada korban musibah atap rumah roboh tersebut, merupakan salah satu bentuk Aksi Nyata POLRI kepada Masyarakat, melalui kepedulian akan musibah/ kesusahan yang terjadi di Masyarakat, “Kami memang belum sempurna sebagai Aparatur Negara Penegak Hukum, Namun Kepedulian kepada Masyarakat tidak menghalangi kami untuk menjadi lebih baik, Dados Bhayangkara Sane Mawiguna”, kata Iptu Carlos (6IK/02).

Bagikan Artikel