Denpasar OKEBALI.COM
Hari Sabtu pagi yang cerah,kami pewarta ikut hadir di acara Sport& Music yang diadakan dilapangan Puputan jln Surapati Denpasar. Jam 9 pagi yang kebetulan para anggota Kaplud sudah selesai berolahraga dan sudah selesai setting alat dan sound system. Masyarakat Bali baik manula/ lansia juga anak-anak muda Bali dan mungkin juga dari luar Bali yang sedang berwisata di Bali dan gemar olahraga baik jogging maupun jalan kaki seperti sudah tau akan keberadaan Kaplut ( Komunitas Pejalan Lapangan Puputan) yang selalu hadir menghibur masyarakat setiap hari Sabtu pagi dan Minggu pagi mulai jam 9.00 wita sampai jam 12.00 siang.

Foto: Laxmy Saraswati (kaos putih) yang saat ini mengawasi penuh aktifitas KAPLUT juga seorang Kepala Dinas Sosial Pemkot Denpasar ketika berduet dengan kakaknya Danan jaya. Ke 2 nya adalah Rocker sejati
Para pengunjung di acara Kaplut tak perlu khawatir kalo hadir diacara sport& music Kaplud karena stage live music ada dibawah pohon yang sangat rindang juga tempat duduk beton bagi para penikmat musik ada dibawah pohon rindang. Jadi kalian di jamin tidak kepanasan saat menikmati acara live music. karena Pak Walikota sudah mensetting Puputan dijln Surapati Denpasar sedemikian rupa. Sehingga walau acara berlangsung sampai jam 13.00 wita kalian tetap merasa enjoy. Karena terlindungi oleh pepohonan dan bunga yang indah .
Kalian yang memang suka menikmati musik bisa request bahkan jamming bareng para musisi KAPLUT.
Segala genre musik bisa kalian nikmati mulai dari lagu era 60-70 tahun, Rolling Stone,Rock,Metal, Reggae, Pop,Blues,Lagu Daerah bisa kalian nikmati sambil makan dan minum bisa dipesan lewat para pedagang tradisional yang sangat lengkap seperti bakso,mie ayam,tipat,lumpia dan banyak lagi.

Foto : Kompyang Wiranata ( t-shirt putih) salah satu penggagas terbentuknya KAPLUT yang sangat disuport oleh Wali kota Denpasar, Ibu Gubernur dan Kadis Sosial Pemkot Denpasar Ibu Laxmy Saraswati
Pewarta juga sempat ngobrol santai dengan penggagas KAPLUT yaitu Bapak Kompyang Wiranata sbb:
Interview dengan kompiang wiranata
“Ide muncul 1 tahun lalu karena awalnya main tajun bersama teman main gitar. Dan pak Sekda serta pak Walikota tertarik setelah melihat kita dan pengunjung Puputan yang sedang berolahraga bergojed ria menikmati musik yang kita mainkan . Kaplut itu saya yang menciptakan singkatan dari Komunitas Pejalan Lapangan Puputan.Akhirnya atas support penuh dari Walikota Denpasar dan Sekda menawarkan kepada saya dan rekan- rekan dan memberikan rekomendasi ke Dinas Kebudayaan kota Denpasar dan kebetulan ada alat band yang tidak terpakai untuk kita gunakan dengan status Hak Guna Pakai dan kita urus kurang lebih 5 hari dan akhirnya alat itu bisa kita ambil dari kantor Dinas Kebudayaan. Pak Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, S.E.. dan Sekda Pemkot Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya sangat mensupport kami. Melihat antusias dari masyarakat Denpasar yang sangat luarbiasa saat mereka berolahraga pagi dan setelah berolahraga mereka bisa menikmati hiburan live musik ditempat/lapangan terbuka(music in the open field) adalah hal unik karena selama ini kita menikmati musik di cafe-cafe. Inilah yang menciptakan suasana yang berbeda. Pak Kompyang Wiranata juga mengatakan karena antusias masyarakat yang sedang berolahraga meningkat setelah adanya musik dilapangan terbuka, maka para pedagang makanan/minuman tradisional ikut meningkat drastis omsetnya. Inilah salah satu harapan saya sebagai penggagas dibentuknya Kaplut. Ekonomi kerakyatan ikut terangkat.
Konsep kita adalah home band. Jadi teman-teman kita yang kerjaannya ngamen di cafe-cafe dan mereka respect mendukung kita (Kaplud) sebelumnya pagi pagi kita olahraga dan jam 8 pagi kita setting alat dan sound system dan jam 9 kita udah jreng ready . Karena semakin hari semakin antusias masyarakat baik anak-anak muda dan tidak sedikit manula dan lansia yang menjaga kesehatan dengan olah raga pagi di Puputan jalan Surapati Denpasar,akhirnya kita direkomendasikan untuk mengajukan CSR ke Bank BPD dan kita urus selama 1 bulan akhirnya kelar .Dana CSR cair Rp 60.juta dan kita belikan alat-alat band dan sound system dan dana itu kita habiskan untuk membeli seperangkat alat-alat seperti saat ini.Dari Dinas Kebudayaan,kemudian Dioper ke Dinas Sosial sehingga sekarang pengawasan penuh ada di Dinas Sosial. Kebetulan Kepala Dinas Sosial adalah Bu Laxmy Saraswati yang juga Rocker yang sudah banyak dikenal masyarakat Bali dan karena passion beliau memang musik khususnya Rock ada as sehingga Bu Laxmy sangat antusias mensupport keberadaan Kaplud dan begitu terdengar aktifitas positif Kaplud ini,akhirnya Ibu Koster sangat mendukung kami karena passion Bu Koster yang sama dengan kami terutama seni dan musik ,Beliau juga sering memberi kami uang untuk makan,seminggu kita mendapat 800 ribu seminggu (400 ribu Sabtu dan 400 ribu Minggu.) “Semoga Kaplut semakin eksis selain olahraga sembari bermain musik.Sehingga semakin banyak masyarakat Bali yang tertarik hidup sehat sambil healing menikmati musik sekaligus menjadi Destinasi Wisata Sport &Music dikota Denpasar” demikian tukas Bapak Kompyang Wiranata sebagai penggagas Sport & Music.

Foto: Operator sound system KAPLUT yang selalu menjaga agar sound system selalu sempurna
Ayo para musisi Denpasar dan Bali ,mari jamming dan gabung bareng musisi KAPLUT. Kita jadikan masyarakat Bali sehat dan mengurangi tekanan psikis karena kesibukan padat dan kita manfaatkan akhir pekan menjadi sehat dan menyegarkan jiwa dengan menikmati musik sesuai selera seperti Rock, Blues,Top 40, Reggae, Pop semua bisa dimainkan. Pengunjung yang yang hobby musik atau nyanyi bisa jamming bareng musisi KAPLUT













