Caps : Alexis Mac Alister yg membuka gol pertama Argentina
Denpasar OKEBALI.COM
Akhirnya Argentina dengan susah payah akhiri perlawanan Timnas Swiss dengan skor 3-1.
Babak pertama perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina vs Swiss berakhir dengan skor 1-0 untuk keunggulan tim tango.
Gol Argentina dibabak pertama Dicetak oleh Alexis Mac Allister pada menit ke-10 melalui sundulan kepala memanfaatkan umpan sepak pojok dari Lionel Messi.
Penguasaan Bola: Skuad Swiss sebenarnya lebih mendominasi penguasaan bola sebesar 58%, namun Argentina bermain lebih efektif dalam mengendalikan ritme permainan.
Kartu Kuning: Pemain depan Swiss, Breel Embolo, diganjar kartu kuning oleh wasit pada menit ke-44.

Caps : Lautaro Martinez mentup kemenangan Argentina di menit 120
Argentina dibabak pertama berhasil mengendalikan ritme permainan,karena tidak ingin kecolongan seperti saat melawan MESIR.
Jalannya Babak Kedua
Awal Babak Kedua: Argentina yang unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Alexis Mac Allister mencoba bermain lebih pragmatis dengan menjaga kerapatan lini pertahanan. Swiss yang tertinggal langsung menaikkan intensitas serangan
Menit ke-67 (Gol Swiss): Setelah terus menekan, Swiss akhirnya sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol dicetak oleh Dan Ndoye melalui eksekusi mendatar ke pojok bawah gawang setelah menerima umpan terobosan cerdik dari Ricardo Rodríguez
Menit ke-72 (Kartu Merah Swiss): Petaka mendatangi Swiss hanya beberapa menit setelah mencetak gol penyama. Striker andalan mereka, Breel Embolo, diusir keluar lapangan oleh wasit Joao Pedro setelah menerima kartu kuning kedua akibat melakukan diving di dalam kotak penalti. Keputusan ini diambil wasit setelah meninjau monitor Video Assistant Referee (VAR).video VAR berkali-kali diputar Breel Embolo mengkaitkan kakinya kepemain Argentina dan pura-pura jatuh. Hal seperti ini tidak berlaku di Piala Dunia. Berbeda dengan Piala Asia terutama dari benua tertentu, pemain melakukan diving (kesenggol dikit klojotan) yang merugikan lawan terkena kartu kuning/merah. VAR seakan tak berguna.
Sisa Waktu Babak Kedua: Unggul jumlah pemain, Argentina memasukkan sejumlah tenaga baru seperti Nicolás González, Lautaro Martínez, dan Gonzalo Montiel untuk menambah daya gedor. Meskipun Argentina mengurung pertahanan Swiss di sisa waktu normal, namun Swiss yang bermain 10 orang memperketat pertahanan ( parkir bus)kokohnya barisan belakang tim besutan Murat Yakin memaksa skor tetap imbang 1-1 hingga peluit panjang berbunyi
Babak Tambahan Waktu (3-1): Unggul jumlah pemain, sang juara bertahan akhirnya mengunci kemenangan di babak extra time lewat gol Julián Alvarez (menit 111) dan Lautaro Martínez (menit 120). Mental juara Argentina yang memaksa Timnas Swiss harus angkat koper. PERANCIS, SPANYOL,INGGRIS dan ARGENTINA akan bentrok di partai Semifinal.













