Breaking News

INFO terkini! Konflik Timur Tengah Untungkan Timnas di Round 4, Qatar bisa dicoret AFC sebagai tuan rumah?

Foto :Konflik Timteng berkepanjangan pengaruhi AFC untuk coret Qatar menjadi tuan rumah dan SUGBK bisa menjadi alternatif

JAKARTA, OKEBALI.COM- Perjalanan Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 semakin penuh drama.

Mulai dari kabar positif kembalinya Ivar Jenner usai cedera, senyum bangga Calvin Verdonk saat ditanya soal suporter Garuda di Prancis, hingga kontroversi AFC mencoret Qatar sebagai tuan rumah karena konflik Timur Tengah.
Kabar menggembirakan datang dari gelandang naturalisasi Indonesia, Ivar Jenner Pemain 21 tahun itu mencetak gol spektakuler saat membela Jong FC Utrecht dalam kemenangan 2-0 atas RKC Waalwijk di pekan kelima Eerste Divisie Belanda 2025/2026, Sabtu (13/9/2025) dini hari.Masuk di menit ke-67, Jenner hanya butuh enam menit untuk mencatatkan namanya di papan skor lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.Itu menjadi gol perdana Jenner musim ini.

Konsistensi Jenner yang baru pulih dari cedera menjadi sinyal positif bagi Timnas Indonesia, apalagi skuad Garuda akan melawan Arab Saudi dan Irak di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sementara itu, Calvin Verdonk resmi diperkenalkan oleh klub barunya, Lille OSC, pada 12 September lalu.

Dalam sesi konferensi pers, ia sempat ditanya jurnalis Prancis soal militansi suporter Indonesia. Calvin mengatakan” Saya sangat bangga akan militansi supporter Indonesia” ujarnya kepada Media dalam sesi konferensi pers

“Suporter Indonesia sangat loyal dan selalu mendukung kami, bahkan sampai ke media sosial dan hotel tempat tim menginap. Antusiasme mereka luar biasa, membuat saya selalu bersemangat membela Merah Putih,” kata Verdonk.

Menurutnya, dukungan fanatik itu akan jadi kekuatan tambahan saat Indonesia bersaing melawan Arab Saudi dan Irak demi tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.

Namun, kabar tak menyenangkan datang dari arena kualifikasi.

Foto : Timnas Indonesia masih memiliki asa lolos ke Piala Dunia 2026

AFC memutuskan mencoret Qatar sebagai tuan rumah putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah serangan udara Israel di Doha menewaskan enam orang, termasuk putra pemimpin senior Hamas.
Jika situasi tidak kunjung kondusif, venue pertandingan berpotensi dipindahkan ke tempat netral. Indonesia bahkan disebut bisa menjadi salah satu opsi tuan rumah, mengingat dukungan suporter besar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Sebelumnya, keputusan AFC dan FIFA menunjuk Arab Saudi sebagai tuan rumah laga-laga grup sempat menuai kritik dan kontroversi .

Banyak pihak menilai keputusan itu tidak adil dan rawan menguntungkan tuan rumah.

PSSI juga angkat suara, menuntut agar perangkat pertandingan berlangsung fair. Namun, FIFA beralasan pemilihan Arab Saudi dan Qatar didasarkan pada kesiapan infrastruktur.

Media Barat bahkan menuding ada kepentingan bisnis di balik keputusan FIFA. Dugaan praktik “pelicin” muncul setelah Arab Saudi juga resmi ditunjuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

Meski menghadapi jalan terjal, Timnas Indonesia tetap punya asa. Program naturalisasi, regenerasi pemain muda, dan dukungan penuh suporter membuat skuad Garuda selangkah lebih dekat ke mimpi tampil di Piala Dunia 2026.

“Seperti kata pepatah, Indonesia mungkin sulit melawan kuasa politik dan ekonomi negara besar, tapi semangat dan mimpi menuju Piala Dunia tidak akan pernah bisa dipatahkan”.

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);