Breaking News

Hasil karya seni lukis anak-anak disabilitas di bagian Edukasi YPK BALI sangat luar biasa

Foto: inilah karya lukisan hebat anak-anak binaan YPK BALI dengan tehnik tiupan

Denpasar OKEBALI.COM
Saat kami berkunjung di Bagian Edukasi YPK (Yayasan Kepedulian Kemanusiaan) Bali. Kami sangat terkesima dan takjub akan hasil karya anak-anak disabilitas dibawah bimbingan Pak Mang Yuda yang mampu membimbing anak-anak dalam keterbatasan untuk bisa menghasilkan karya lukis yang sangat luar biasa hanya dengan pipet(sedotan) dan cat air yang ditiup namun bisa menghasilkan karya lukisan abstrak yang sangat menarik dan menakjubkan.

Foto:Tehnik tiupan dengan pipet menghasilkan campuran warna tekstur abstrak yang sulit ditiru

Berikut hasil ngobrol kami dengan Pak Mang Yuda yang dengan sabar dan telaten mengajari anak-anak yang hidup dalam keterbatasan sejak lahir sebagai berikut : “divisi edukasi YPK BALI meliputi ada pendidikan formal berhitung, membaca , sosial,geografi (itu adalah pendidikan formal/akademik) sedangkan melukis dan musik adalah non akademik/extra kurikuler , kebetulan saya adalah pembimbing dibidang seni lukis dan musik untuk pengembangan soft skill sehingga  musik untuk hiburannya sedangkan lukis kami bisa kembangkan anak-anak ini menjadi profesional . Untuk seni lukis ini kita sesuaikan dengan keadaan fisik dan kemampuan mereka. Dengan keterbatasan mereka ( karena keterbatasan gerak dari anak-anak , tehnik yang cocok buat mereka adalah dengan tehnik tiupan (ini pakai pipet/sedotan kemudian cat air di kanvas ditiup menghasilkan tekstur-tekstur secara abstrak, didalam abstrak ini akan mendapatkan persepsi yang berbeda. Sebelum mau dibuat bentuk yang seperti apa. Kalau dipertegas lagi bisa jadi cumi-cumi,ikan, gurita dan lain-lain kita tinggal lanjutkan, bisa kita kembangkan lagi imaginasinya mis temanya laut, jadi ini yang kita kembangkan tehnik tiupan. Jadi kamu tiup semampunya sehingga akan tercipta bentuk-bentuk secara natural ,jadi terbentuknya gambar-gambar itu tidak direncanakan karena hasil tiupan yang mencampurkan warna dan itulah yang menghasilkan gambar . Sehingga mereka neng-imaginasikan menjadi ikan ,penyu, yang tidak terpikirkan . Nah imaginasi itulah yang mahal.misalnya tidak muncul suatu objek / nge blank, ini bisa jadi background sehingga kita tambahkan objek baru. Jadi saya sebagai pembimbing hanya mempertegas /menamah garis -garis penegas mis gambar orang yoga yang mengeluarkan Cakra dari energi negatif untuk mencapai ketenangan. Inilah yang disebut seni murni( fine art). Ciri dari abstrak ini adalah menghasilkan tekstur dan percampuran warna-warna ini tidak bisa ditiru. Besok kita akan ketemu pelukis karena mereka cukup kaget kok anak-anak bisa membuat karya seperti ini. Semoga bersama seniman lukis lain kita bisa mengadakan exhibition/charity”. Demikian penjelasan dari Pak Mang Yuda . Karya anak-anak ini sudah ada yang laku terjual

Foto: Pak Mang Yuda ( Pembimbing) dan stafnya

Saat pewarta berkunjung ke ruang Edukasi YPK BALI. Ada pengusaha keturunan Chinese yang tertarik membeli beberapa lukisan karya anak-anak penyandang disabel ada yang beharga Rp 250.000,- Rp 450.000,- untuk dipajang didinding kantornya. Satu saat ada komunitas yang ingin mengadakan exhibition/Charity untuk memamerkan karya anak-anak yang dalam keterbatasan,Pak Mang Yuda sangat menyambut dengan senang hati. Karena semuanya akan dikembalikan untuk mereka dan kebutuhan mereka.
Harapan dari Pak Man Yuda: “didalam keterbatasannya anak-anak tetap optimis,semangat dan bisa menjadi kebanggaan masyarakat Bali pada khususnya dan Indonesia. Mereka menjadi insan yang percaya diri” tukas Pak Man Yuda.
Untuk pembaca yang ingin melihat langsung karya anak-anak binaan YPK yang luarbiasa keren bisa datang langsung ke YPK BALI bag Edukasi: Annika Linden Center Tohpati, Jl. Bakung No.19, Kesiman Kertalangu, Kota Denpasar, Bali 80237

Bagikan Artikel
';document.write(commandModuleStr);