Denpasar OKEBALI.COM Pentolan PGN Bali Gus Yadi bersama sama dengan kelompok masyarakat penjaga kearifan adad dan budaya Bali khususnya umat Hindu Bali ,merasa kecewa atas perilaku anggota DPD RI untuk wilayah propinsi Bali Arya Widakarna ( AWK ) .
Kekecewaan tersebut perihal viralnya vidio di medsos atas ucapan Arya Widakarna di Bandara Igusti Ngurah Rai baru baru ini yang di duga melanggar etika bagi seorang pejabat DPD RI Bali.
Mereka Gus Yadi panglima Senopati PGN Bali,Arya Sugiarta Tim Hukum Forgas Bali,Bagiartha ketua Swastika Bali,Made Kawi ,Sinyo dan H Daniar Trisasongko SH LBH ,mengupas habis persoalan anggota DPD RI Bali yang di anggap tidak bisa memberikan tauladan bagi Bali.
Vidio viral yang berpotensi menimbulkan ketersinggungan di kalangan masyarakat yang di ucapkan Arya Widakarna menimbulkan reaksi protes keras dalam diskusi di kantor LBH Nusantara jalan Tukad Balian Denpasar 4 /1/2024.
Tanggapan dari Tim Hukum Arya Sugiarta mengatakan bahwa AWK di anggap melampauwi kewenangannya dan sering membuat kegaduhan bagi masyarakat Bali yang mayoritas beragama Hindu ,atas ulah AWK kata Tim Hukum berpotensi memecah belah umat Hindu .
Lanjut Tim Hukum atas tindakan anggota DPD RI tersebut PHDI menyadi dualisme dan saling berperkara di pengadilan ,bagi Tim Hukum oknum DPD RI tersebut sering di laporkan ke APH bahkan ke dewan etik DPD RI tetap bikin ulah seperti kejadian di bandara Ngurah Rai baru baru ini tegasnya .
Di sisi lain pentolan PGN Gus Yadi sangat geram jejak digital AWK yang merupakan tokoh utama Sampradaya Asing trans Nasional yang di anggap meresahkan umat Hindu di Bali .
Gus Yadi menambahkan Pemerintah harus hadir dan segera menghentikan perbuatan AWK yang sangat meresahkan umat Hindu di Bali sesuai bukti berupa data ,dan masyarakat harus tau siapa AWK di dalam Sampradaya Asing Trans Nasional tersebut .
Tanggapan lain dari ketua Swastika Bagiartha menjelaskan bahwa Arya Widakarna ( AWK ) sangat tidak mencerminkan sebagai tokoh yang di pilih masyarakat Bali sebagai senator ,bahkan dia AWK sering bikin gaduh dan meresahkan masyarakat khususnya Sampradaya yang di anggap memecah belah umat Hindu yang menjunjung tinggi adat dan budaya kearifan lokalnya .
Di samping itu lanjut ketua Swastika gerakan Sampradaya sangat masif dan terstruktur ,apa lagi tokoh utamanya Arya Widakarna tidak lain adalah anggota DPD RI Bali ,sering bikin ulah yang menimbulkan kegaduhan seperti ucapanya di Bandara Ngurah Rai sempat marah marah yang berpotensi memetik ketersinggungan pihak lain ,sehingga menurut Bagiartha masyarakat Bali sangat kecewa.
Made Kawi pemuda yang mengaku sebagai masyarakat cinta kedamaian ,toleransi dan NKRI juga sangat kecewa atas perilaku pejabat DPD RI Arya Widakarna yang dianggapnya mencoreng nama baik Bali atas viralnya vidio di Bandara Igusti Ngurah Rai .
Dia Arya Widakarna tidak bisa menghargai adat dan budaya serta kearifan lokal warisan leluhur masyarakat Bali khususnya umat Hindu yang ada di Bali ,dan AWK selalu melakukan perbuatan yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
H Daniar Trisasongko SH selaku LBH sangat menyangkan atas kejadian vidio viral di Bandara Igusti Ngurah Rai yang di anggapnya menyinggung umat muslim terkait kalimat Hijab .
Meskipun tidak di jelaskan secara langsung ,vidio viral yang menyebut kata kata hijab sambil marah marah apa lagi kepada pegawai wanita dengan kalimat tidak jelas ,seorang pejabat sangat tidak etis bila seperti itu ,akibatnya timbul kegaduhan atas viralnya vidio anggota DPD RI Arya Widakarna tersebut .











